Oleh: Arief B. Iskandar
Sejak Baginda Nabi saw. memulai dakwah secara
terang-terangan di Makkah, orang-orang kafir mulai memutar otak untuk mencari
cara dari mulai yang paling halus hingga yang paling kasar dan kejam untuk
menggagalkan dakwah Nabi SAW. Mula-mula mereka melontarkan isu bahwa Muhammad
saw. adalah orang gila.
Lalu beliau juga dituduh sebagai penyihir yang bisa
memecah-belah bangsa Arab. Tujuannya, agar orang-orang Arab tidak mendekati,
apalagi mendengarkan kata-kata Muhammad. Itulah ujian yang pertama dan paling
ringan yang dialami Baginda Rasulullah saw.
Tatkala Quraisy melihat bahwa Muhammad tidak berpaling
sedikitpun dari jalannya, mereka lalu berpikir keras untuk membenamkan dakwah
Muhammad saw. dengan berbagai cara yang lebih keras.
Secara ringkas ada empat cara yang mereka lakukan:
mengolok-olok, mendustakan dan melecehkan Rasul; membangkitkan keragu-raguan
terhadap ajaran Rasul dan melancarkan propaganda dusta; menentang Alquran dan
mendorong manusia untuk menyibukkan diri menentang Alquran; menyodorkan
beberapa bentuk penawaran agar Rasul mau berkompromi, yang tujuan akhirnya
adalah menyimpangkan bahkan menghentikan dakwah beliau (Syaikh Shafiy ar-Rahman
al-Mubarakfuri, ar-Rahîq al-Makhtûm).
Akan tetapi, semua cara ini pun gagal. Namun, mereka tidak
mengendorkan kesungguhan untuk memerangi Islam serta menyiksa Rasul-Nya dan
orang-orang yang masuk Islam.
Fitnah dan ujian juga dilakukan terhadap Baginda Nabi SAW
oleh Abu Lahab dan istrinya, Abu Jahal dan istrinya, Uqbah bin Abi Mu'ith, Adi
bin Hamra' ats-Tsaqafi dan Ibn al-Ahda' al-Huzali.
Salah seorang dari mereka pernah melempar Nabi saw. dengan
isi perut domba yang baru disembelih saat beliau sedang shalat. Ada juga yang
melemparkan kotoran domba itu ke periuk beliau.
Uqbah bin Abi Mu'ith bahkan pernah meludahi wajah Nabi saw.,
Ubay bin Khalaf pernah meremukkan tulang-belulang, lalu menaburkannya di udara
yang berhembus ke arah Rasul saw., Utaibah bin Abi Lahab pernah menyerang Nabi
saw., Uqbah bin Abi Mu'ith pernah menginjak pundak beliau yang mulia.
Semua itu dialami Baginda Rasulul-lah saw., betapapun
mulianya kedudukan beliau dan betapapun agungnya kepribadian beliau di
tengah-tengah masyarakat; apalagi beliau mendapat perlindungan dari paman
beliau, Abu Thalib, yang merupakan salah seorang dari Quraisy yang sangat
dihormati di Makkah al-Mukarramah.
Karena itu, wajar jika para Sahabat beliau, apalagi
orang-orang lemah di antara mereka, juga mendapat banyak gangguan atau siksaan,
yang tak kalah kejam dan mengerikan.
Paman Utsman bin Affan, misalnya, pernah diselubungi tikar
dari daun kurma dan diasapi dari bawahnya.
Ketika Ibu Mushab bin Umair mengetahui bahwa anaknya masuk Islam, ia
tidak memberi makan anaknya dan mengusirnya dari rumahpadahal ia sebelumnya
termasuk orang yang paling enak hidupnyasampai kulit Mushab mengelupas.
Bilal bin Rabbah juga pernah disiksa secara kejam oleh
Umayah bin Khalaf al-Jamhi. Lehernya diikat, lalu ia diserahkan kepada
anak-anak untuk dibawa berkeliling mengelilingi sebuah bukit di Makkah. Bilal
juga dipaksa untuk duduk di bawah terik matahari dalam kelaparan, kemudian
sebuah batu besar di diletakkan dadanya.
Hal yang sama menimpa keluarga Yasir ra, bahkan lebih
tragis. Abu Jahal menyeret mereka ke tengah padang pasir yang panas membara dan
menyiksa mereka dengan kejam.
Yasir ra meninggal dunia ketika disiksa. Istrinya, Sumayyah
(ibu 'Ammar), juga menjadi syahidah setelah Abu Jahal menancapkan tombak di
duburnya. Siksaan terhadap Ammar bin Yasir juga semakin keras. (Ibn Hisyam,
Sîrah Ibn Hisyam, 1/319; Muhammad al-Ghazaliy, Fiqh as-Sîrah hlm. 82.
Meski mengalami semua makar dan kekejaman yang dilakukan
orang-orang kafir, Rasulullah saw. dan para Sahabat beliau tetap berpegang
teguh pada Islam.
Mereka tetap bersabar atas semua siksaan itu dan tetap
istiqamah di jalan dakwah hanya karena satu alasan: mengharap ridha Allah SWT.
Karena itu, jika hari ini para pengemban dakwah, khususnya
di Tanah Air, sedang diuji dengan fitnah dikaitkan dengan terorisme, dituduh
mengancam negara, diawasi dll maka hal itu sebenarnya
barulah mengalami hal yang paling ringan dari apa yang pernah dialami Baginda
Nabi saw. saat pertama kali.
Artinya, jika pun ujian dakwah yang mereka alami jauh lebih
sadis dari sekadar fitnah/tuduhan palsu, maka tak usah khawatir. Sebab, Nabi
saw. dan para Sahabat pun pernah mengalaminya.
Karena itu, istiqamah di jalan dakwah adalah hal yang
sebetulnya wajar-wajar saja bagi para pendakwah. Bahkan hanya dengan tetap
istiqamahlah segala makar orang-orang kafir dan antek-anteknya bisa digagalkan
dan kemenangan dakwah akan segera bisa diraih dengan izin Allah SWT.
💖😄 Maaf, mungkin info berikut bermanfaat bagi anda yang ingin tampil lebih cantik dan sehat. 😄💖
NANOGOLD/NG yaitu
kosmetik dengan teknologi perawatan kulit tercanggih
di dunia saat ini yang menggunakan teknologi EMAS berukuran NANO (10 pangkat min 9 m), sehingga memudahkan
proses penyerapan bagi kulit, mencerahkan kulit, aman, menyehatkan kulit, dan halal (“Susuk Emas
Modern”).
*Macam-macam NG yang mengandung
emas:*
1. Ada
8 jenis
krem: pagi, malam (biasa/pinang), jerawat, mata panda, antinoda,
Moisturizing/pelembab wajah, dan krem pelembab bibir & kelopak mata
dengan
berat 5 g (Rp 30rb) atau 12,5 g (75rb)
2. Hand
body lotion whitening 100 ml (35rb)
3. Serum konsentrat masker 10 ml (30rb)
4. Hair
tonic / serum rambut 20 ml (50rb)
Produk pelengkap NG di bawah ini tidak mengandung emas:
5. Ada
8 jenis Sabun wajah padat: susu madu, mengkudu, sere, aloevera, pepaya,
bengkoang, susu beras, dan sabun sulfur @11rb
6. Bedak
Tabur 30 g (50rb)
7. Shampo
Merang 100 ml (22rb)
8. Sabun
wajah cair 60 ml (47rb)
9. Obat
Jerawat (10rn)
Cara
membeli berbagai produk NG adalah sebagai
berikut:
1.
Pilih produk yang ingin dibeli (lihat info di atas/klik Macam-macamproduk Nano gold) dan tentukan jumlahnya
2.
Lalu sms ke: 085731160005
dengan Format sms : NAMA_ALAMAT
LENGKAP_ PESAN
Contoh: Fatim_Dapuan baru II/41 Surabaya 60163_Pesan
10 Krem pagi 5 g
10 Krem malam 12,5 g
10 Moisturizing/pelembab 5 g
10 Hand body lotion whitening
10 Serum konsentrat masker
10 Hair tonic / serum rambut
3.
Lalu kami hitungkan: harga produk – diskon (jika
beli > Rp 300.000) + Ongkos kirim, dan kami smskan ulang uang yang seharusnya
ditransferkan ke no pembeli
4.
Pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai dengan
perhitungan kami, ke BRI Syariah. an: Samik No: 1006397472
5.
Setelah pembeli mentransfer, konfirmasi dan kirim foto bukti pengiriman
ke no wa 085731160005, selanjutnya barang yang anda beli segera kami
kirim via jne//pos.
Info lengkap klik di NANOGOLD / http://nanogoldcosmetic.blogspot.co.id/ Semoga hidup kita sehat berkah dan sukses mulia dunia akherat.







0 komentar:
Posting Komentar