Islam Agama yang Sempurna: Mari Kita Pelajari dan Amalkan

Islam Membawa Kebaikan Pada Individu, Masyarakat, Negara Bahkan Rahmat Bagi Seluruh Alam.

Serulah (manusia) ke jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.

Sesungguhnya Tuhan-mu, Dialah Yang Mahatahu tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”(QS an-Nahl [16]: 125.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Ayo Sholat Jamaah di Masjid: Ajak Saudara/i, Sahabat, Tetangga dll

Shalat berjamaah itu lebih baik dua puluh tujuh kali dibandingkan dengan shalat sendirian (HR al-Bukhari).

Senin, 18 Desember 2017

JIKA WAFAT, KITA DIKENAMG SEBAGAI APA?



oleh: ABI


Satu persatu sahabat seperjuangan dipanggil menghadap Allah SWT, tentu tanpa pernah bisa melihat dan merasakan kembalinya Khilafah 'ala minhaj an-Nubuwwah yg mereka perjuangkan siang-malam.

Terus terang, menyaksikan kematian,  trmasuk kematian orang2 terdekat, mungkn trlalu biasa bagi kita. Padahal,  setiap kematian adalah nasihat amat berharga bagi kita. Bahkan,  seandainya tidak ada nasihat apapun di dunia ini, sabda Baginda Nabi saw., "Cukuplah kematian sebagai nasihat (كفي بالموت واعظاً)."

Melalui hadis ini Baginda Nabi saw. seolah ingin menegaskan: "nasihat apapun tdk lebih berharga drpd nasihat kematian";  atau "tak perlu banyak nasihat, cukuplah kematian sbg nasihat".

Alhasil, jika  kematian--sebagai  nasihat  terbaik--saja tidak  cukup menggetarkan hati kita  dan menggerakkan jiwa utk semakin taat kpd Allah SWT, semakin giat memperbanyak  amal shalih, semakin meningkatkan amal dakwah  demi bekal menghadap kepada-Nya, nasihat apalagi yg kita butuhkan?

Ya, diakui atau tidak, kematian adalah nasihat yang terus berulang, namun terus juga berulang kita lupakan; seolah2 kematian itu hanya menyasar orang lain, bukan kita. Padahal Allah SWT tegas menyatakan: Kullu nafsin dzaa'iqatul mawt (Setiap yg berjiwa pasti akan merasakan kematian)."

Yang juga penting utk direnungkan, jika kita mati,  akan dikenang sebagai apakah oleh orang2 yang kita tinggalkan?

Apakah kita akan dikenang sebagai ahli ibadah atau orang yang malas beribadah? Apakah sebagai orang yang tak pernah ketinggalan shalat lima waktu di masjid atau orang yg sll meninggalkan shalat fardhu di masjid? Apakah sebagai orang yang rajin bersedekah atau orang yg pelit berinfak? Apakah sebagai pengemban dakwah yang gigih atau yg malas2an? Apakah sbg orang yg amanah atau orang yang suka berkhianat? Apakah sebagai orang yg rajin membaca al-Quran setiap hari atau tdk pernah kelihatan membaca al-Quran? Apakah sbg orang yg rajin shaum sunnah atau tak pernah melakukannya? Apakah  sebagai suami/istri yg baik  dan lembut atau yg buruk dan  kasar? Apakah sbg ayah/ibu yg  bertanggung jawab atau yg  lepas tanggung jawab? Apakah sbg suami/istri yg suka menyayangi pasangannya atau yg suka menyakiti  pasangannya?

Terus  terang, sy sangat  khawatir saat wafat nanti,  sy dikenang oleh orang2 sbg orang yg memilki sifat2 buruk meski  tentu sy percaya orang2 itu tdk akan mengungkapkannya atau menjadikannya sbg bahan  gunjingan.

Tentu kita berharap dikenang  sbg orang yg memiliki sifat2 yg baik oleh orang2, setulus hati, tanpa kepura2an atau trpaksa. Berbahagialah sahabat-sahabat  kita  seperti Ust  Wahiduddin, Ust Edi Effendi dn para syabab  yg lain yg sudah mendahului kita. Mereka terbukti tetap istiqamah sampai akhir hayat di  jalan dakwah yg penuh tantangan ini. Mereka pun terbukti dikenang oleh orang2 terdekatnya sbg orang2 yg  baik, yg sll semangat  dan  gigih dlm dakwah. Semoga di  mata  Allah SWT, mereka jauh  lebih baik drpd yg kita lihat dan  saksikan.

Semoga kita pun bisa istiqamah di jalan dakwah seperti mereka. Semoga saat wafat,  kita pun dikenang sbg orang baik, bukan hanya di mata manusia,  tetapi yg lebih penting adalah di mata Allah 'Azza wa Jalla. Semoga saat wafat nanti, entah esok atau lusa, kita selalu dalam ridha-Nya. Amin. [ABI]
💖😄 Maaf, mungkin info berikut bermanfaat bagi anda yang ingin tampil lebih cantik dan sehat. 😄💖





NANOGOLD/NG yaitu kosmetik dengan teknologi perawatan kulit tercanggih di dunia saat ini yang menggunakan teknologi EMAS berukuran NANO (10 pangkat min 9 m), sehingga memudahkan proses penyerapan bagi kulit, mencerahkan kulit, aman, menyehatkan kulit, dan halal (“Susuk Emas Modern”).

 *Macam-macam NG yang mengandung emas:*

1.  Ada 8 jenis krem: pagi, malam (biasa/pinang), jerawat, mata panda, antinoda,  Moisturizing/pelembab wajah, dan krem pelembab bibir & kelopak mata dengan berat 5 g (Rp 30rb) atau 12,5 g (75rb)

2.     Hand body lotion whitening 100 ml (35rb)

3.     Serum  konsentrat masker 10 ml (30rb)

4.     Hair tonic / serum rambut 20 ml (50rb)

Produk pelengkap NG di bawah ini tidak mengandung emas:

5.     Ada 8 jenis Sabun wajah padat: susu madu, mengkudu, sere, aloevera, pepaya, bengkoang, susu beras, dan sabun sulfur @11rb

6.     Bedak Tabur 30 g (50rb)               

7.     Shampo Merang 100 ml (22rb)

8.     Sabun wajah cair 60 ml  (47rb)    

9.     Obat Jerawat (10rn)
Cara membeli berbagai produk NG adalah sebagai berikut:

1.    Pilih produk yang ingin dibeli (lihat info di atas/klik Macam-macamproduk Nano gold) dan tentukan jumlahnya
2.    Lalu sms ke: 085731160005
dengan Format  sms : NAMA_ALAMAT LENGKAP_ PESAN
Contoh: Fatim_Dapuan baru II/41 Surabaya 60163_Pesan
10 Krem pagi  5 g
10 Krem malam 12,5 g
10 Moisturizing/pelembab 5 g
10 Hand body lotion whitening
10 Serum  konsentrat masker
10 Hair tonic / serum rambut
3.    Lalu kami hitungkan: harga produk – diskon (jika beli > Rp 300.000) + Ongkos kirim, dan kami smskan ulang uang yang seharusnya ditransferkan ke no pembeli
4.    Pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai dengan perhitungan kami, ke BRI Syariah. an:  Samik No: 1006397472 
5. Setelah pembeli mentransfer, konfirmasi dan kirim foto bukti pengiriman ke no wa 085731160005, selanjutnya barang yang anda beli segera kami kirim via jne//pos.
Info lengkap klik di NANOGOLD / http://nanogoldcosmetic.blogspot.co.id/ 
Semoga hidup kita sehat berkah dan sukses mulia dunia akherat.

KITA LAYAK OPTIMIS!



Oleh: Arief B. Iskandar


“Jika dakwah tidak berjumpa dengan ragam kesulitan, waspadalah; jangan-jangan kita salah jalan.”

Sejak awal, dakwah para nabi, termasuk dakwah Baginda Rasulullah saw., tidak pernah mulus. Bahkan terjun ke medan dakwah berarti terjun ke dalam ragam kesulitan. Karena itu tidak perlu dan tidak layak seseorang menjadi pengemban dakwah jika ia tidak ingin menjumpai ragam kesulitan dalam dakwahnya. Namun persoalannya, saat tidak berdakwah, apakah berarti kita tidak akan dirundung banyak masalah dn kesulitan? Jelas tidak, karena hidup itu pun masalah. Karena itu berani hidup harus berani berhadapan dengan masalah. Tak pernah ada kehidupan yang mulus tanpa masalah dan kesulitan. Begitupun dengan dakwah. Karena itu tepat kata-kata di atas, “Jika dakwah tidak berjumpa dengan ragam kesulitan, waspadala;, jangan-jangan kita salah jalan.”

Problem dakwah itu beragam; ada yang bersifat ideologis, sistemik hingga teknikal. Tingkat kesulitannya pun bermacam-macam; ada yang ringan, sedang, sulit dan amat kompleks. Ada juga pengemban dakwah yang acapkali bergulat dengan problem internalnya sendiri; kurang percaya diri, tak menguasai masalah, kurang tsaqafah, tak pandai berkata-kata dan berargumentasi, tak mudah bersosialisasi, banyak mendapatkan kesulitan saat melakukan kontak dakwah, apalagi saat harus menghadirkan banyak orang ke suatu acara dakwah dengan target massa yang sangat besar, dsb. Belum lagi tantangan dakwah secara eksternal; baik yang datang dari kalangan kaum Muslim sendiri (khususnya kelompok sekular-liberal), rezim penguasa otoriter ataupun kaum kafir yang jelas-jelas memusuhi Islam dan kaum Muslim.

Menghadapi aneka problem dan ragam persoalan dakwah, tentu dengan kadar dan tingkat kesulitan yang kadang berat, haruskah pengemban dakwah bersikap pesimis? Tentu tidak. Seorang Muslim sejati, apalagi pengemban dakwah sejati, seharusnya senang dan bergembira saat dihadapkan pada banyak kesulitan, termasuk dalam berdakwah. Bahkan kesulitan (baca: tantangan) harusnya terus “dicari”. Mengapa? Alasannya sederhana. Karena Allah SWT sendiri telah berfirman:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا، إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Sungguh  bersama kesulitan itu ada kemudahan; sungguh bersama kesulitan itu ada kemudahan (TQS al-Insyirah [94]: 5).

Menarik sekali, dalam ayat di atas Allah SWT menggunakan kata ma’a (bersama), bukan ba’da (sesudah). Dengan demikian ayat di atas lebih tepat diterjemahkan dengan, “Sungguh bersama kesulitan itu ada kemudahan,” bukan, “Sungguh sesudah kesulitan ada kemudahan.” Mengapa demikian? Alasannya, sebagaimana dinyatakan oleh Imam ar-Razi dalam Mafâtîh al-Ghayb, karena jarak waktu antara kesulitan dan kemudahan itu sangat pendek sehingga seolah keduanya susul-menyusul, berbarengan, beriringan atau bahkan berdampingan. Selain itu Imam ar-Razi menukil sebuah hadis qudsi sebagaimana dituturkan oleh Ibn Abbas ra. bahwa Rasul saw. pernah bersabda, “Allah SWT telah berfirman: Khalaqtu ‘usr[an] bayna yusrayn. Fala yaghlibu ‘usyr[un] yusrayn (Aku telah menciptakan satu kesulitan di antara dua kemudahan. Karena itu tidak akan pernah satu kesulitan bisa mengalahkan dua kemudahan).” Ini sejalan dengan sabda Rasul saw. yang lain, sebagaimana dituturkan oleh Muqatil ra., “Tidak akan pernah satu kesulitan bisa mendominasi dua kemudahan.” (Lihat: Ar-Razi, Mafatih al-Ghayb, XVII/92).

SubhânalLâh! Makna ini sangat dalam. Seharusnya siapapun yang ditimpa kesulitan tidak perlu risau apalagi galau karena pasti kesulitan itu datang bersamaan dengan—atau didampingi dan dikawal oleh—dua kemudahan.

Imam az-Zamakhsyari bahkan menyatakan bahwa frasa inna ma’a dalam ayat di atas berfungsi li ash-shuhbah (untuk menunjukkan makna kedekatan dan keakraban). Seolah-olah kesulitan itu “bersahabat” dengan kemudahan; di mana ada satu kesulitan maka di situ pasti ada dua kemudahan; bukan hanya satu kemudahan, sebagaimana dijelaskan di atas.

Karena itulah sejatinya kita bukan saja siap menghadapi kesulitan, tetapi bahkan kesiapan itu harus disertai dengan optimisme dan kegembiraan karena pasti dalam

waktu yang singkat akan hadir dua kemudahan. Karena itu pula tidak aneh jika banyak ulama dulu yang seolah-olah berharap musibah datang kepada mereka. Pasalnya, mereka amat yakin, di balik kesulitan menghadapi musibah yang menimpa mereka, Allah SWT telah menyediakan karunia terindah untuk mereka: kemudahan demi kemudahan.

Jadi, buanglah segala sikap pesimis, kerisauan dan kegalauan dalam menghadapi kesulitan apapun. Justru saat kesulitan menghadang, yang harus ditanamkan selalu dalam jiwa kita adalah sikap optimis, yakin bahwa kemudahan akan segera datang. Jika satu kesulitan dikawal dengan dua kemudahan maka dua kesulitan akan dikawal dengan empat kemudahan; tiga kesulitan akan dikawal dengan enam kemudahan; dst.

Alhasil, kita semestinya selalu yakin, makin banyak kesulitan yang menghadang dakwah, akan makin lebih banyak lagi kemudahan yang Allah SWT karuniakan kepada kita. Pada akhirnya, kesulitan demi kesulitan—yang tentu dikawal oleh kemudahan demi kemudahan yang lebih banyak—akan makin mempercepat kita menuju kemenangan; meraih nashsrulLâh dengan tegaknya Khilafah ‘ala minhaj an-Nubuwwah. AlLâhu akbar! []
💖😄 Maaf, mungkin info berikut bermanfaat bagi anda yang ingin tampil lebih cantik dan sehat. 😄💖





NANOGOLD/NG yaitu kosmetik dengan teknologi perawatan kulit tercanggih di dunia saat ini yang menggunakan teknologi EMAS berukuran NANO (10 pangkat min 9 m), sehingga memudahkan proses penyerapan bagi kulit, mencerahkan kulit, aman, menyehatkan kulit, dan halal (“Susuk Emas Modern”).

 *Macam-macam NG yang mengandung emas:*

1.  Ada 8 jenis krem: pagi, malam (biasa/pinang), jerawat, mata panda, antinoda,  Moisturizing/pelembab wajah, dan krem pelembab bibir & kelopak mata dengan berat 5 g (Rp 30rb) atau 12,5 g (75rb)

2.     Hand body lotion whitening 100 ml (35rb)

3.     Serum  konsentrat masker 10 ml (30rb)

4.     Hair tonic / serum rambut 20 ml (50rb)

Produk pelengkap NG di bawah ini tidak mengandung emas:

5.     Ada 8 jenis Sabun wajah padat: susu madu, mengkudu, sere, aloevera, pepaya, bengkoang, susu beras, dan sabun sulfur @11rb

6.     Bedak Tabur 30 g (50rb)               

7.     Shampo Merang 100 ml (22rb)

8.     Sabun wajah cair 60 ml  (47rb)    

9.     Obat Jerawat (10rn)
Cara membeli berbagai produk NG adalah sebagai berikut:

1.    Pilih produk yang ingin dibeli (lihat info di atas/klik Macam-macamproduk Nano gold) dan tentukan jumlahnya
2.    Lalu sms ke: 085731160005
dengan Format  sms : NAMA_ALAMAT LENGKAP_ PESAN
Contoh: Fatim_Dapuan baru II/41 Surabaya 60163_Pesan
10 Krem pagi  5 g
10 Krem malam 12,5 g
10 Moisturizing/pelembab 5 g
10 Hand body lotion whitening
10 Serum  konsentrat masker
10 Hair tonic / serum rambut
3.    Lalu kami hitungkan: harga produk – diskon (jika beli > Rp 300.000) + Ongkos kirim, dan kami smskan ulang uang yang seharusnya ditransferkan ke no pembeli
4.    Pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai dengan perhitungan kami, ke BRI Syariah. an:  Samik No: 1006397472 
5. Setelah pembeli mentransfer, konfirmasi dan kirim foto bukti pengiriman ke no wa 085731160005, selanjutnya barang yang anda beli segera kami kirim via jne//pos.
Info lengkap klik di NANOGOLD / http://nanogoldcosmetic.blogspot.co.id/ 
Semoga hidup kita sehat berkah dan sukses mulia dunia akherat.

Islam agama yang lengkap dan sempurna



oleh:KH Hafidz Abdurrahman 




Islam adalah agama (ad-dîn) yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. untuk mengatur hubungan manusia dengan tuhannya, diri dan sesamanya. Dengan demikian Islam bukan hanya mengatur masalah akidah, ibadah dan akhlak; tetapi juga mengatur masalah ekonomi, pemerintahan, sosial, pendidikan, peradilan dan sanksi hukum serta politik luar negeri. Inilah yang dimaksud dengan Islam kâffah, sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah dalam al-Quran (QS al-Baqarah [2]: 208).

Karena itu Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna sehingga Islam tidak lagi membutuhkan agama atau ajaran lain (QS al-Maidah [5]: 3). Bahkan jika ada yang merasa perlu untuk mengambil dari agama atau ajaran lain, dengan tegas Allah tolak, dan apa yang dia ambil itu tidak akan pernah diterima (QS Ali Imran [3]: 85).

Karena itu pula, Islam—sebagai agama dan ajaran—harus dibedakan dengan pemeluknya. Sebagai agama dan ajaran, Islam tidak pernah berubah. Islam sudah lengkap dan sempurna. Hanya saja, pemahaman pemeluknya terhadap Islam itulah yang berbeda-beda; ada yang lengkap dan tidak; ada yang memahami Islam dari satu aspek, sementara aspek yang lain ditinggalkan. Misalnya, Islam hanya dipahami dengan tasâmuh (toleransi)-nya saja, sementara ajaran Islam yang lain, yang justru melarang tasâmuh tidak dipakai. Dari sini, seolah-olah Islam hanya mengajarkan tasâmuh sehingga Islam terkesan permissif. Padahal kenyataannya, ada yang boleh di-tasâmuh dan ada yang tidak. Dengan demikian tetap harus dipilah antara Islam dan orangnya.

Adapun kategorisasi Islam—Moderat, Liberal, Ekstrem, Radikal, Fundamentalis, dan sebagainya hanyalah  mapping (pemetaan) yang berfungsi untuk memudahkan peneliti dalam memahami Islam. Memang, kategorisasi seperti ini merupakan bagian dari pemetaan yang dilakukan untuk memilah-milah Islam berdasarkan kecenderungan orangnya. Dari aspek ini saja sudah keliru. Sebabnya, Islam dinilai dengan menilai orangnya, bukan Islamnya itu sendiri. Tentu ini bukan dari orang Islam karena orang Islam tidak mempunyai kepentingan untuk melakukan itu. Pemilahan atau pemetaan itu sengaja dilakukan oleh orang yang berada di luar Islam dalam rangka mendekati orang Islam untuk kepentingan mereka. Lalu apa kepentingan mereka? Jelas, yaitu: devide et impera; belah bambu; satu diinjak, yang lain dirangkul. Tujuan akhirnya, agar orang Islam bisa dijinakkan dan dikuasai oleh penjajah. Inilah strategi yang juga akui sendiri oleh George Tenet, mantan Direktur CIA; bahkan merupakan rekomendasi terakhir Donald Rumsfeld sebelum lengser. Dia menegaskan, bahwa umat Islam tidak bisa dikalahkan oleh orang luar, kecuali oleh orang Islam sendiri.

Jika demikian, benarkah ‘Islam Moderat’ dan ‘Islam Radikal’ itu ada? Tentu tidak ada. ‘Islam Moderat’ dan ‘Islam Radikal’—dengan seluruh pemaknaan bahasa, istilah maupun politiknya—sesungguhnya hanya ada dalam khayalan orang-orang kafir Barat, atau orang-orang Muslim yang menjadi pembebek mereka.
💖😄 Maaf, mungkin info berikut bermanfaat bagi anda yang ingin tampil lebih cantik dan sehat. 😄💖





NANOGOLD/NG yaitu kosmetik dengan teknologi perawatan kulit tercanggih di dunia saat ini yang menggunakan teknologi EMAS berukuran NANO (10 pangkat min 9 m), sehingga memudahkan proses penyerapan bagi kulit, mencerahkan kulit, aman, menyehatkan kulit, dan halal (“Susuk Emas Modern”).

 *Macam-macam NG yang mengandung emas:*

1.  Ada 8 jenis krem: pagi, malam (biasa/pinang), jerawat, mata panda, antinoda,  Moisturizing/pelembab wajah, dan krem pelembab bibir & kelopak mata dengan berat 5 g (Rp 30rb) atau 12,5 g (75rb)

2.     Hand body lotion whitening 100 ml (35rb)

3.     Serum  konsentrat masker 10 ml (30rb)

4.     Hair tonic / serum rambut 20 ml (50rb)

Produk pelengkap NG di bawah ini tidak mengandung emas:

5.     Ada 8 jenis Sabun wajah padat: susu madu, mengkudu, sere, aloevera, pepaya, bengkoang, susu beras, dan sabun sulfur @11rb

6.     Bedak Tabur 30 g (50rb)               

7.     Shampo Merang 100 ml (22rb)

8.     Sabun wajah cair 60 ml  (47rb)    

9.     Obat Jerawat (10rn)
Cara membeli berbagai produk NG adalah sebagai berikut:

1.    Pilih produk yang ingin dibeli (lihat info di atas/klik Macam-macamproduk Nano gold) dan tentukan jumlahnya
2.    Lalu sms ke: 085731160005
dengan Format  sms : NAMA_ALAMAT LENGKAP_ PESAN
Contoh: Fatim_Dapuan baru II/41 Surabaya 60163_Pesan
10 Krem pagi  5 g
10 Krem malam 12,5 g
10 Moisturizing/pelembab 5 g
10 Hand body lotion whitening
10 Serum  konsentrat masker
10 Hair tonic / serum rambut
3.    Lalu kami hitungkan: harga produk – diskon (jika beli > Rp 300.000) + Ongkos kirim, dan kami smskan ulang uang yang seharusnya ditransferkan ke no pembeli
4.    Pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai dengan perhitungan kami, ke BRI Syariah. an:  Samik No: 1006397472 
5. Setelah pembeli mentransfer, konfirmasi dan kirim foto bukti pengiriman ke no wa 085731160005, selanjutnya barang yang anda beli segera kami kirim via jne//pos.
Info lengkap klik di NANOGOLD / http://nanogoldcosmetic.blogspot.co.id/ 
Semoga hidup kita sehat berkah dan sukses mulia dunia akherat.